Web Al-Islam Kemuhammadiyahan STIKes Aisyiyah Bandung http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id Sharing for all Tue, 13 Nov 2018 08:16:23 +0000 id-ID hourly 1 95 Tahun Langkah Perjuangan Muhammadiyah – Himpunan Keputusan Muktamar http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/11/13/95-tahun-langkah-perjuangan-muhammadiyah-himpunan-keputusan-muktamar/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/11/13/95-tahun-langkah-perjuangan-muhammadiyah-himpunan-keputusan-muktamar/#respond Tue, 13 Nov 2018 06:53:39 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=81

Buku “Himpunan Keputusan Muktamar” ini dipersembahkan kepada PersyarikatanMuhammadiyah, khususnya kepada para anggota pimpinan sejak dari Pusat sampai Ranting,dalam upaya menyusun program Persyarikatan dari periode ke periode, demikian pula kepada parapemerhati Muhammadiyah yang ingin mengetahui perkembangan Muhammadiyah dari Muktamarke Muktamar. Dengan mengetahui program Persyarikatan hasil keputusan dari Muktamar keMuktamar, dapat diketahui perkembangan Muhammadiyah dalam mengimplementasikan cita-citanyadan tujuan luhurnya mencapai “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”.Bagi para peneliti, buku ini sangat berguna untuk mengetahui perkembangan pemikirandalam Muhammadiyah, dari program yang sangat sederhana sampai yang kompleks sekarang ini.Dari keputusan-keputusan yang diambil dari Muktamar ke Muktamar, kita dapat pula membacapemikiran para bapak-bapak pendahulu kita dalam merumuskan langkah-langkahnya, setapakdemi setapak, menuju tercapainya maksud dan tujuan Muhammadiyah.Dalam buku ini penyalin hanya mengubah ejaan bahasanya sesuai dengan yang berlakusekarang, sedang susunan kalimatnya dan kata-kata yang dipergunakan dipertahankan sepertiadanya, agar tidak terlepas dari konteks waktu ketika keputusan itu diambil dan disusun dalamtulisan. Demikian pula kita dapat mengetahui perkembangan penguasaan bahasa para bapakpendahulu kita, pada tahun-tahun awal Muhammadiyah didirikan, yang pada umumnya merekaadalah para wiraswasta (pedagang) dan hanya menempuh pendidikan pondok/tingkat menengah.Khusus untuk kalimat dalam bahasa Belanda yang lazim dipergunakan pada waktu itu, diberikanterjemahannya di belakang kata itu dalam tanda kurung, sedang yang mempunyai arti yang agakluas, diberikan keterangan di halaman belakang (tersendiri).

Download Buku, Klik Disini

]]>
http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/11/13/95-tahun-langkah-perjuangan-muhammadiyah-himpunan-keputusan-muktamar/feed/ 0
Baitul Arqom Pegawai STIKES Aisyiyah Bandung Tahun 2018 “Merapah Lini Masa Muhammadiyah” http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/03/22/baitul-arqom-pegawai-stikes-aisyiyah-bandung-tahun-2018-merapah-lini-masa-muhammadiyah/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/03/22/baitul-arqom-pegawai-stikes-aisyiyah-bandung-tahun-2018-merapah-lini-masa-muhammadiyah/#respond Thu, 22 Mar 2018 08:05:19 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=51

Pendahuluan

Muhammadiyah telah menunjukan karya bagi keunggulan, kemajuan dan kemaslahatan kehidupan umat Islam di Indonesia, tidak itu saja bahkan untuk bangsa dan kemanusiaan melalui gerakan amar ma’ruf nahyi mungkar dengan berbagai bentuk kegiatan dan amal usaha dalam segala bidang termasuk didalamnya bidang Pendidikan. Stikes Aiyiyah Bandung merupakan salah satu Amal Usaha Bidang Pendidikan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat. Lembaga ini memiliki serangkaian program untuk mengembangkan dakwah dan kaderisasi dalam rangka menggenapi tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Baitul Arqom merupakan salah satu syarat wajib bagi sumber daya insani yang berkhidmat di persyarikatan dan sebagai wahana untuk membangun komitmen sebagai bagian dari organisasi besar yang terus bertumbuh. Kegiatan Baitul Arqom ini menggunakan pendekatan yang lain daripada yang lain, peserta baitul arqom akan diajak merapah lini masa perkembangan Muhammadiyah sejak generasi awal hingga saat ini. Sehingga semangat bertumbuh yang diwariskan KH Ahmad Dahlan untuk menggembirakan kehidupan beragama dapat ditangkap dan diinternalisasikan pada saat peserta kembali ke tempatnya berkhidmat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Yogyakarta meliputi Napak Tilas sejarah di kampung Kauman dimana Muhammadiyah pertama kalinya didirikan dan menjadi saksi karya nyata organisasi ini bertumbuh. Kemudian peserta akan diajak mengunjungi Amal Usaha Muhammadiyah seperti kantor Suara Muhammadiyah dan Kantor Pusat Aisyiyah.

Tujuan Kegiatan

  1. Menyamakan kembali semangat ber-Muhammadiyah
  2. Menggenapi pemahaman tentang komitmen dalam mewujudkan Visi Misi Persyarikatan

Sasaran Kegiatan

Program “Merapah Lini Masa Muhammadiyah” adalah program yang dirancang untuk semua kalangan masyarakat pada umumnya dan khususnya warga Muhammadiyah. Program akan sarat dengan unsur-unsur  kesejarahan namun dengan suasana masa kini, sehingga selama kegiatan berlangsung tidak  akan monoton ataupun membosankan.  Peserta akan diajak menelusuri lini masa sejarah Muhammadiyah hingga perkembangannya saat ini, dimana Muhammadiyah cita-citanya telah berwujud melampaui apa yang diihtiarkan para pendahulunya .

Metode yang Digunakan

Program ini menggunakan metode “jalan santai” dipandu oleh warga Muhammadiyah setempat (Kauman) untuk menjelaskan titik-titik kesejarahan Muhammadiyah. Selain jalan santai, akan ada juga kunjungan ke Amal Usaha Muhammadiyah tertua seperti Kantor Suara Muhammadiyah sebagai kantor media informasi tertua di Indonesia. Selain itu peserta akan juga diajak ke ikon kampung Kauman yaitu Masjid Gedhe dimana KH. Ahmad Dahlan pernah membenarkan arah kiblat masjid tersebut.

Pelaksanaa Kegiatan

Kegiatan Baitul Arqam ini diselenggarakan dalam II (dua) gelombang, yakni ;

  1. Gelombang Pertama : Tanggal 20 Februari – 22 Februari 2018
  2. Gelombang Kedua : Tanggal 27 Februari – 1 Maret 2018

Rencana Kegiatan

  • Pendaftaran dan Pemberangkatan Peserta ke Yogyakarta
  • Menelusuri Kampung Kauman
  1. Makam Nyai Ahmad Dahlan
  2. Langgar KH. Ahmad Dahlan
  3. Pendopo Tabligh
  4. Mushola Aisyiyah
  5. Gedung Aisyiyah (TK ABA)
  6. Monumen Syuhada Fii Sabilillah
  7. Pendopo Penggulon
  8. Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta
  • Mengunjungi Amal Usaha Muhammadiyah
  1. Kantor Pusat Muhammadiyah Lama
  2. Kantor Suara Muhammadiyah
  3. Kantor Pusat Aisyiyah
  • Focus Group Discussion (diskusi kelompok)

Foto Kegiatan BA Pegawai :

]]>
http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/03/22/baitul-arqom-pegawai-stikes-aisyiyah-bandung-tahun-2018-merapah-lini-masa-muhammadiyah/feed/ 0
Kilas Balik dan Identitas Muhammadiyah http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/01/17/kilas-balik-dan-identitas-muhammadiyah/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/01/17/kilas-balik-dan-identitas-muhammadiyah/#respond Wed, 17 Jan 2018 05:56:02 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=67 Faktor Berdirinya Muhammadiyah:

I.Faktor Subyektif:

1.Pemahaman KH Ahmad Dahlan terhadap Al Qur’an, seperti Surat Ali `Imran: 104;

2.Semangat Pembaharuan Islam yang dibawa oleh KH Ahmad Dahlan sekembalinya belajar dari Mekah.

II. Faktor Obyektif (Internal &  Eksternal):

1.Ketidakmurnian dalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam;

2.Kelemahan Pendidikan Islam dalam menyiapkan generasi Islam untuk merespons tantangan zaman;

3.Meningkatnya gerakan 3 G [Glory, Gold, Gospel];

4.Penetrasi budaya Eropa.

Apa Itu Muhammadiyah?

1.Etimologis: Muhammad+ya (nisbah) = Pengikut Nabi Muhammad SAW.

2.“Muhammadiyah adalah Gerakaan Islam, Da`wah Amar Ma`ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah.” (AD Muhammadiyah Bab III, Pasal, 4 Ayat 1)

Maksud dan Tujuan :

“Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”.

(AD Muhammadiyah Bab III, Pasal 6)

Identitas Muhammadiyah:

1.Gerakan Islam;

2.Gerakan Da`wah Amar    Ma`ruf Nahyi Munkar;

3.Gerakan Tajdid.

 

Gerakan Islam
(dalam MKCH disebutkan):

1.Muhammadiyah berasas Islam, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya;

2.Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul-Nya;

3.Muhammadiyah mengamalkan Islam berdasarkan Al-Qur’an dan as-Sunnah;

  1. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam (`Aqidah, Ibadah, Akhlaq, Mu`amalat Duniawiyat );
  2. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia… untuk bersama-sama menjadikan Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafurun.
]]>
http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2018/01/17/kilas-balik-dan-identitas-muhammadiyah/feed/ 0
Amal Usaha Muhammadiyah Kedudukan dan Fungsinya http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/08/02/amal-usaha-muhammadiyah-kedudukan-dan-fungsinya/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/08/02/amal-usaha-muhammadiyah-kedudukan-dan-fungsinya/#respond Wed, 02 Aug 2017 07:31:36 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=63 Amal Usaha

  • Pasal 7 ayat 1 AD Muhammadiyah:

Untuk mencapai  maksud dan tujuannya, Muhmmadiyah  melaksanakan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Tajdid yang diwujudkan dalam usaha di segala bidang kehidupan

  • Ayat 2 menyebutkan :

“Usaha Muhammadiyah diwujudkan dalam bentuk amal usaha , program, dan kegiatan yang macam dan penyelenggaraannya diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

Jenis Amal Usaha Muhammadiyah

  • Di dalam Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah disebutkan ada 14 macam amal usaha yang diwujudkan oleh Muhammadiyah.
  • Dari ke-14 jenis amal usaha itu, jika diklasifikasikan terdiri dari 8 bidang garap.

Bidang Agama Islam

Program gerakan

  • Menamkan keyakinan, memperdalam dan memperluas pemahaman, meningkatkan pengamalan serta menyebarluaskan ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan
  • Memperdalam dan mengembangkan pengkajian ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan untuk mendapatkan kemurnian dan kebenarannya

Wujud aksi amal usahanya

  • Memurnaikan ajaran tauhid dalam keseharian dengan cara:

–Meniadakan kebiasaan/tradisi upacara selamatan-selamatan (mitoni orang hamil, selamatan kematian dll)

–Memberantas tradisi keagamaan yang dianggap sebagai ajaran Islam

  • Selamatan/khaul untuk para wali/syeh
  • Ziarah kubur pada bulan-bulan tertentu
  • Kepercayaan pada zimat huruf al-Qur’an
  • Puji-pujian kepada Rasulullah s.a.w.
  • Membaca ayat al-Qur’an, misal surat Yasin pada malam Jum’at

Untuk Materi Lengkap Download Disini

]]>
http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/08/02/amal-usaha-muhammadiyah-kedudukan-dan-fungsinya/feed/ 0
Ciri Perjuangan Muhammadiyah http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/05/13/ciri-perjuangan-muhammadiyah/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/05/13/ciri-perjuangan-muhammadiyah/#respond Sat, 13 May 2017 06:55:02 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=80 Dengan melihat sejarah pertumbuhan dan perkembangan persyarikatan Muhammadiyah sejak kelahirannya, memperhatikan faktor-faktor yang melatarbelakangi berdirinya, aspirasi, motif, dan cita-citanya serta amal usaha dan gerakannya, nyata sekali bahwa didalammya terdapat ciri-ciri khusus yang menjadi identitas dari hakikat atau jati diri Persyarikatan Muhammadiyah. Secara jelas dapat diamati dengan mudah oleh siapapun yang secara sepintas mau memperhatikan ciri-ciri perjuangan Muhammdiyah itu adalah sebagai berikut.

1.      Muhammadiyah adalah gerakan Islam

2.      Muhammadiyah adalah gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar

3.      Muhammadiyah adalah gerakan tajdid

A.     Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam

Telah diuraikan dalam bab terdahulu bahwa Persyarikatan Muhammadiyah dibangun oleh KH Ahmad Dahlan sebagi hasil kongkrit dari telaah dan pendalaman (tadabbur) terhadap Alquranul Karim. Faktor inilah yang sebenarnya paling utama yang mendorong berdirinya Muhammadiyah, sedang faktor-faktor lainnya dapat dikatakan sebagai faktor penunjang atau faktor perangsang semata. Dengan ketelitiannya yang sangat memadai pada setiap mengkaji ayat-ayat Alquran, khususnya ketika menelaah surat Ali Imran, ayat:104, maka akhirnya dilahirkan amalan kongkret, yaitu lahirnya Persyarikatan Muhammadiyah. Kajian serupa ini telah dikembangkan sehingga dari hasil kajian ayat-ayat tersebut oleh KHR Hadjid dinamakan “Ajaran KH Ahmad Dahlan dengan kelompok 17, kelompok ayat-ayat Alquran”, yang didalammya tergambar secara jelas asal-usul ruh, jiwa, nafas, semangat Muhammadiyah dalam pengabdiyannya kepada Allah SWT.

Dari latar belakang berdirinya Muhammadiyah seperti di atas jelaslah bahwa sesungguhnya kelahiran Muhammadiyah itu tidak lain karena diilhami, dimotivasi, dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al-Qur’an karena itupula seluruh gerakannya tidak ada motif lain kecuali semata-mata untuk merealisasikan prinsip-prinsip ajaran Islam. Segala yang dilakukan Muhammadiyah, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran, kemasyarakatan, kerumahtanggaan, perekonomian, dan sebagainya tidak dapat dilepaskan dari usaha untuk mewujudkan dan melaksankan ajaran Islam. Tegasnya gerakan Muhammadiyah hendak berusaha untuk menampilkan wajah Islam dalam wujud yang riil, kongkret, dan nyata, yang dapat dihayati, dirasakan, dan dinikmati oleh umat sebagai rahmatan lil’alamin.

B.      Muhammadiyah sebagai Gerakan Dakwah Islam

Ciri kedua dari gerakan Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan dakwah Islamiyah. Ciri yang kedua ini muncul sejak dari kelahirannya dan tetap melekat tidak terpisahkan dalam jati diri Muahammadiyah. Sebagaimana telah diuraikan dalam bab terdahulu bahwa faktor utama yang mendorong berdirinya Persyarikatan Muhammadiyah berasal dari pendalaman KHA Dahlan terdapat ayat-ayat Alquran Alkarim, terutama sekali surat Ali Imran, Ayat:104. Berdasarkan Surat Ali Imran, ayat : 104 inilah Muhammadiyah meletakkan khittah atau strategi dasar perjuangannya, yaitu dakwah (menyeru, mengajak) Islam, amar ma’ruf nahi munkar dengan masyarakat sebagai medan juangnya. Gerakan Muhammadiyah berkiprah di tengah-tengah masyarakat bangsa Indonesia dengan membangun berbagai ragam amal usaha yang benar-benar dapat menyentuh hajat orang banyak seperti berbagai ragam lembaga pendidikan sejak taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, membangun sekian banyak rumah sakit, panti-panti asuhan dan sebagainya. Semua amal usaha Muhammadiyah seperti itu tidak lain merupakan suatu manifestasi dakwah islamiyah. Semua amal usaha diadakan dengan niat dan tujuan tunggal, yaitu untuk dijadikan sarana dan wahana dakwah Islamiyah.



C.      
Muhammadiyah sebagi Gerakan Tajdid

Ciri ke tiga yang melekat pada Persyarikatan Muhammadiyah adalah sebagai Gerakan Tajdid atau Gerakan Reformasi. Muhammadiyah sejak semula menempatkan diri sebagai salah satu organisasi yang berkhidmat menyebarluaskan ajaran Agama Islam sebagaimana yang tercantum dalam Alquran dan Assunah, sekaligus memebersihkan berbagai amalan umat yang terang-trangan menyimpang dari ajaran Islam, baik berupa khurafat, syirik, maupun bid’ah lewat gerakan dakwah. Muhammadiyah sebagai salah satu mata rantai dari gerakan tajdid yang diawali oleh ulama besar Ibnu Taimiyah sudah barang tentu ada kesamaaan nafas, yaitu memerangi secara total berbagai penyimpangan ajaran Islam seperti syirik, khurafat, bid’ah dan tajdid, sbab semua itu merupakan benalu yang dapat merusak akidah dan ibadah seseorang.

Sifat Tajdid yang dikenakan pada gerakan Muhammadiyah sebenarnya tidak hanya sebatas pengertian upaya memurnikan ajaran Islam dari berbagai kotoran yang menempel pada tubuhnya, melainkan juga termasuk upaya Muhammadiyah melakukan berbagai pembaharuan cara-cara pelaksanaan Islam dalam kehidupan bermasyarakat, semacam memperbaharui cara penyelenggaraan pendidikan, cara penyantunan terhadap fakir miskin dan anak yatim, cara pengelolaan zakat fitrah dan zakat harta benda, cara pengelolaan rumah sakit, pelaksanaan sholat Id dan pelaksanaan kurba dan sebagainya.

Untuk membedakan antara keduanya maka tajdid dalam pengertian pemurnian dapat disebut purifikasi (purification) dan tajdid dalam pembaharuan dapat disebut reformasi (reformation). Dalam hubungan dengan salah satu ciri Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid, maka Muhammadiyah dapat dinyatakan sebagai Gerakan Purifikasi dan Gerakan Reformasi.

]]>
http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/05/13/ciri-perjuangan-muhammadiyah/feed/ 0
Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/04/13/matan-keyakinan-dan-cita-cita-hidup-muhammadiyah/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/04/13/matan-keyakinan-dan-cita-cita-hidup-muhammadiyah/#respond Thu, 13 Apr 2017 02:48:05 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=78
  • Muhammadiyah adalah Gerakan Islam dan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil, makmur yang diridhai Allah SWT, untuk malaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi.
  • Muhammdiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa, dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spritual, duniawi dan ukhrawi.
  • Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan:
  • a. Al-Qur’an: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW;

    b. Sunnah Rasul: Penjelasan dan palaksanaan ajaran-ajaran Al-Qur’an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam.

    1. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang:

    a. ‘Aqidah

    Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang murni, bersih dari gejala-gejala kemusyrikan, bid’ah dan khufarat, tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut ajaran Islam.

    b. Akhlak

    Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya nilai-nilai akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-ajaran Al-Qur’an dan Sunnah rasul, tidak bersendi kepada nilai-nilai ciptaan manusia

    c. Ibadah

    Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya ibadah yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW, tanpa tambahan dan perubahan dari manusia.

    d. Muamalah Duniawiyah

    Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya mu’amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat) dengan berdasarkan ajaran Agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah SWT.

    1. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan makmur dan diridhoi Allah SWT:
      “BALDATUN THAYYIBATUB WA ROBBUN GHOFUR”

    (Keputusan Tanwir Tahun 1969 di Ponorogo)

    Catatan:
    Rumusan Matan tersebut telah mendapat perubahan dan perbaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah:

    1. Atas kuasa Tanwir tahun 1970 di Yogyakarta;
    2. Disesuaikan dengan Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 41 di Surakarta.

    Sumber : http://www.muhammadiyah.or.id/id/content-175-det-matan-keyakinan-dan-citacita-hidup.html

    ]]>
    http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2017/04/13/matan-keyakinan-dan-cita-cita-hidup-muhammadiyah/feed/ 0
    TUNTUNAN DOA MENYANGKUT KESEHATAN http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2016/12/13/tuntunan-doa-ayathadits-menyangkut-kesehatan/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2016/12/13/tuntunan-doa-ayathadits-menyangkut-kesehatan/#respond Tue, 13 Dec 2016 08:05:41 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=89

    Berikut Tuntunan Doa Menyangkut Kesehatan :

    ]]>
    http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2016/12/13/tuntunan-doa-ayathadits-menyangkut-kesehatan/feed/ 0
    ACARA BAITUL ARQAM 1 TAHUN AKADEMIK 2016/2017 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2016/09/01/acara-baitul-arqam-1-tahun-akademik-2016-2017/ http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2016/09/01/acara-baitul-arqam-1-tahun-akademik-2016-2017/#respond Thu, 01 Sep 2016 07:05:28 +0000 http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/?p=46 Acara Baitul Arqam 1 Tahun Akademik 2016/2017 dilaksanakan dari tanggal 1-3 September 2016, bertempat di kampus 1 STIKes Aisyiyah Bandung dan Aula Mesjid Raya Mujahidin.

    Sebelum acara tersebut telah dilaksanakan kegiatan technical meeting pada tanggal 27 Agustus 2016, berikut photo-photo kegiatan technical meeting tersebut 

    ]]>
    http://aik.stikes-aisyiyahbandung.ac.id/2016/09/01/acara-baitul-arqam-1-tahun-akademik-2016-2017/feed/ 0